Sebelum melanjutkan wawancara dia bangkit dan menceburkan tubuhnya ke kolam renang, gerakan antara tangan, kepala, dada dan pantat yang turun naik berirama membentuk suatu harmoni erotis. Aku berdiri di pinggir kolam, ujung sepatuku menyentuh airnya, aku merapatkan tanganku di pangkuan menahan malam yang mulai dingin. Pikiranku menerwang ke alam di mana harapan-harapanku yang tak pernah pupus, cerita cinta yang tak pernah menjadi kenyataan, karena kasih sayangku selalu kehilangan arah.
Pintu kamar mandi terbuka,dia melihatku dengan sudut matanya, dan kemudian berjalan ke tengah ruangan. Tiba-tiba kapal agak miring dan dia berjalan limbung serta menubruk tubuhku, aku tersungkur dan handukku lepas.....aku tergolek telanjang di lantai, penisku yang telah menegang dari tadi kelihatan sedikit kemerah-merahan, aku malu dan segera meraih handuku, tapi dia terjatuh dan menindih tubuhku....
“Toro… kamu sudah mendengar berita terbaru tentang Fizkar?” Tanya Aris berbisik. Aku menautkan alisku. Aku selalu bersama Fizkar dan sampai saat ini keadaanku baik-baik saja. Bahkan, kurasakan jauh lebih baik daripada kehidupanku sebelumnya yang sunyi. Ada apa lagi dengan Fizkar?!
"Darimana kamu tahu nama emailku.. atau jangan jangan?!" Aku cuma memainkan kepalaku dan mataku tanpa jawab.
This summary is not available. Please
click here to view the post.
This summary is not available. Please
click here to view the post.
This summary is not available. Please
click here to view the post.
This summary is not available. Please
click here to view the post.
This summary is not available. Please
click here to view the post.
This summary is not available. Please
click here to view the post.
This summary is not available. Please
click here to view the post.
This summary is not available. Please
click here to view the post.
This summary is not available. Please
click here to view the post.
This summary is not available. Please
click here to view the post.




